• UNIVERSITAS ARYASATYA DEO MURI
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Dirjen Dikti: Dosen Harus Jadi Penerang bagi Mahasiswa dan Masyarakat demi Kemajuan Daerah

Ambon – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud kembali menggelar acara Sosialisasi Sertifikasi Pendidik untuk Dosen dan Beban Kerja Dosen (BKD) Tahun 2021 untuk Wilayah Indonesia Timur di Universitas Pattimura, Kamis (8/4). Adapun sosialisasi ini merupakan rangkaian sosialisasi yang sebelumnya dilaksanakan di Medan, 18 Maret 2021 lalu. Dalam sosialisasi ini, diberikan materi terkait perubahan-perubahan substantif pedoman sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD yang diharapkan dapat memajukan kesejahteraan masyarakat dengan menapaki kinerja prestasi dosen yang unggul.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam mengungkapkan bahwa wilayah Indonesia bagian timur adalah masa depan dimana banyak sekali sumber daya di kawasan ini yang dapat dijadikan sebagai sumber mata air untuk memajukan wilayah Indonesia, khususnya bagian timur.

“Lautan kepulauan Maluku hampir 30% luasnya yang merupakan sumber daya yang sangat luar biasa sekali. Tetapi di lain sisi banyak juga masyarakat pelosok yang jauh dari kata sejahtera. Dimana hal tersebut menjadi tugas besar bagi perguruan tinggi untuk bisa menjadi mata air atau sumber bagi masyarakat untuk tercerahkan, tercerdaskan dan meningkatkan kesejahteraannya melalui keterampilan, maupun pendidikan yang bisa dilakukan pendidikan tinggi sebagai tulang punggung bangsa untuk kemajuan ke depan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, diharapkan mahasiswa maupun dosen tidak hanya tinggal di dalam kampus, tetapi bisa masuk ke dalam masyarakat ataupun dunia kerja sekaligus untuk sebagai penerang untuk masyarakat sekitar.

“Para dosen diharapkan dapat menjadi sumber bagi mahasiswa dan sumber bagi masyarakat di dalam membangun kemajuan di daerah,” imbuhnya.

Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti M. Sofwan Effendi menjelaskan ada dua materi terkait dari sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD. Pertama, BKD dan sertifikasi pendidik untuk dosen yang baru yaitu menyelaraskan BKD dengan kebijakan MBKM. Selanjutnya di dalam tata kelolanya BKD dikemas dalam sistem sumber daya terintegrasi, beberapa kegiatan administrasi diotomatisasikan melalui sistem ini, sehingga aktivitas BKD akan fokus kepada tridarma perguruan tinggi.

Kedua, lanjut Sofwan, sertifikasi dosen yang tadinya melalui lima tahap sekarang hanya dikemas menjadi tiga tahap. Tahap satu penyusunan portofolio lalu penetapan calon sebagai DES, tahap dua penilaian  persepsional dan pengajuan eksternal, serta tahap terakhir penilaian oleh tim assessor, penentuan kelulusan dan pemberian sertifikat.

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura Marthinus Johanes Saptenno menambahkan bahwa sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun Beban Kerja Dosen ini merupakan hal yang sangat penting dan perlu dipahami oleh semua dosen untuk melahirkan dosen yang berkualitas.

“Sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua dosen terutama bagi dosen-dosen muda yang belum mendapatkan sertifikat, sebagai proses untuk perguruan tinggi maju ke arah yang lebih baik serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Dua Tahun Berdiri, Universitas Aryasatya Deo Muri Wisuda Perdana

Kupang – Universitas Aryasatya Deo Muri (Unasdem) Kupang yang baru berdiri 2 tahun melakukan wisuda perdana pada Kamis, (5/9/2019) di Gedung Timor Raya Palace Kupang. Unasdem

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 357 kali
BERPIHAK PADA MASYARAKAT KECIL, UNASDEM GRATISKAN SPP 2 SEMESTER

Pendidikan saat ini menjadi kebutuhan semua orang yang harus dipenuhi sebagai bekal dalam mengahadapi perkembangan zaman yang semakin modern. Pemerataan pendidikan perlu dilakukan sehin

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 183 kali
Program Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia, Kesempatan bagi Mahasiswa Indonesia Belajar di Luar Negeri

Dalam rangka implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud merancang program Mobilitas Internasional Mahasiswa In

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 173 kali
Kunjungan ke Papua, Dirjen Dikti Dorong Implementasi Kampus Merdeka untuk Lahirkan SDM Maju

Papua – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam mendorong perguruan tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi para mahasiswa untuk melahirkan benih sumber daya manusia yang maju

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 160 kali