Universitas Aryasatya Deo Muri Selenggarakan Kegiatan Bedah Buku

images

Kupang, 07/05/2019

Humas Unasdem

Kegiatan bedah buku yang diselenggarakan berkat kerja sama antara Universitas Aryasatya Deo Muri (UNASDEM) dengan beberapa media on line kota kupang seperti Spektrum NTT dan Info NTT. Kegiatan yang berlangsung pagi sampai siang hari itu dihadiri oleh penulis buku Pina Ope Nope, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Zainur Wula, S.Pd., M.Pd dan salah satu dosen Filsafat Universitas Widya Mandira Kupang Norbertus Djegalus, Ph.D. Kegiatan ini pula menghadirkan beberbagi mahasiswa dari Universitas di Kota Kupang seperti Universitas Nusa Cendana, Universitas Muhammadiyah Kupang dan Universitas Widya Mandira Kupang.

Sebelum kegiatan bedah buku berlangsung, rektor Unasdem H. Syaiful Amalo, S.H., M.H., M.Si mengatakan kegiatan bedah buku yang diselenggarakan Universitas Aryasatya Deo Muri ini adalah sebagai bagian terpenting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dia tambahkan oleh rektor bahwa Universitas Aryasatya Deo Muri (UNASDEM) berkomitmen menjalankan kegiatan yang bernilai akademik seperti salah satu kegiatan yang terselenggara hari ini yakni diskusi dan bedah buku. Menurutnya kegiatan ini tidak akan berhenti sampai disini kami akan terus kemas kegiatan seperti ini di setiap program studi di Unasdem. Dia juga memberikan apresiasi bagi penulis buku Pina Ope Nope seorang cendikiawan muda dari Niki-niki yang merupakan turunan raja Nope di Amanuban. Rektor memberikan apresiasi dengan menyebut “tidak semua seorang memiliki kemampuan meneliti dan menulis tetapi seorang Bapak Pina Ope Nope yang hanya bergelar setara SMA/SMK bisa melakukan hal yang sehaharusnya dilakukan oleh akademisi di kampus. Rektor menghimbau seluruh dosen di Unasdem agar meniru apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Pina Ope Nope. Ini hal yang unik sesorang tanpa gelar akademik melakukan terosbosan baru dalam dunia pendidikan tinggi dan ini perlu kita berikan apresiasi setinggi-tingginya. Lanjut dalam sambutannya Rektor mengatakan dia dan seluruh civitas akademika Universitas Aryasatya Deo Muri terus komitmen menjalankan kegiatan-kegiatan yang bernilai akademik seperti salah satu kegiatan yang terselenggara hari ini yakni bedah buku. Menurutnya kegiatan ini tidak akan berhenti sampai disini kami akan terus kemas kegiatan seperti ini di setiap program studi di Unasdem.

Dalam penyampaian materi kedua doktor dari dua Universitas ternama yakni Universitas Muhammadiyah Kupang dan Universitas Widya Mandira Kupang mengungkapkan hal yang hampir mirip. Memberikan apresiasi kepada penulis buku Pina Ope Nope dan juga Universitas Aryasatya Deo Muri sebagai penyelenggara. Menurut Rektor Muhammadiyah Dr. Zainur Wula, S.Pd., M.Si bahwa kegiatan ini sunggu bermartabat dan yang membuat saya bangga adalah ada seorang yang dengan gelar setara SMA mampu melakukan penelitian Historiografi seperti ini. Penelitian seperti ini jarang ditemukan apa lagi berkaitan dengan sejarah lokal di NTT. Dia juga berharap Bapak Pina Ope Nope bisa diakomodir sebagai dosen di Unasdem atau Muhammadiyah. selanjutnya Menurut Norbertus Djegalus dia memberikan apresiasi juga terhadap Universitas Aryasatya Deo Muri yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. jika mungkin kegiatan-kegiatan seperti ini terus dapat diselenggarakan kedapan.

Usai kegiatan berakhir ditemui di pelataran Hotel Neo Aston Kupang bersama Rektor Universitas Muhammadyah Kupang, Filsuf Unika Norbert Djegalus, Ph.D dan Ketua Pembina YPLP PT Radja Sulaiman, Rektor Unasdem menyampaikan respon terhadap apa yang dikemukaan sebelumnya oleh rektor Muhammadya agar dapat mengakomodir Bapak Pina Ope Nope sebagai pengajar di Universitas Aryasatya Deo Muri dan juga Muhammadya. Rektor Unasdem dengan serius merespon hal itu dan mengatakan bahwa dia siap mengakomodir dan akan memperjuangkannya apakah melalui pendekataan lain kita bisa akomodir sebagai tenaga pengajar di Universitas kami tutupnya.

Penulis buku Pina Ope Nope yang ditemui mengungkapkan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Universitas Aryasatya Deo Muri telah menyelenggarakan kegiatan ini. Saya tak menduga tulisan buku saya dibedah juga oleh dua orang doktor ternama di kota kupang dan hasilnya Bapak doktor berdua tidak banyak mengkritisi tetapi malah memberikan apresiasi kepada saya bahwa tulisan saya cukup lengkap  karena menggunakan  literatur dari eropa. Itu hal yang sunggu diluar ekspetasi saya sebelumnya. Terima kasih Unasdem terima kasih Spektrum NTT terima kasih Info NTT. Saya juga akan berupaya untuk terus bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi ini agar melakukan kegiatan yang sama di beberapa kabupaten di Pulau Timor sehingga pesan dalam tulisan ini bisa sampai di masyatakat tutupnya.

Wakil Rektor III Unasdem Imanuel Besituba, S.Pd., M.Pd sekaligus sebagai Ketua Panitia Kegiatan Bedah Buku ini mengungkapkan bahwa kegiatan yang sama akan Unasdem lakukan ke beberapa kabupaten di Pulau Timor mengingat bahwa pesan dari buku tentang sejarah masyarakat Timor pada tahun 1600 – 1800-an harus sampai. Kami akan menjalankan kegiatan yang sama ini ke Kabupaten Timor Tenga Selatan dan sementara panitia lagi lakukan persiapan-persiapan teknis. Menurutnya Universitas Aryasatya Deo Muri tidak sampai disini saja lakukan kegaiatan ini. Ini akan menjadi program wajib bagi seluruh program studi di Unasdem. Menurut Imanuel dia dan teman-teman panitia sementara membuat perencanaan untuk Tour Ilmiah membedah buku yang sama di beberapa kabupaten di Pulau Timur. Kami dahului Kota Kupang nanti lanjut di TTS dan akan terus sampai Malaka tutupnya.

By admin| 07 Mei 2019| berita |